Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Sasak Ciputat, Motor dan Surat Jadi Petunjuk Polisi

TANGERANG RAYA, ANALISTIS.COM — Warga digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang mengambang di Kali Sasak, Jalan Pajajaran, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (5/10/2026) pagi.

Warga sekitar mulai mengetahui keberadaan jasad tersebut sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 06.00–07.00 WIB, belum terlihat adanya mayat di lokasi.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq membenarkan penemuan tersebut. Polisi bersama TNI, BPBD, dan unsur terkait kemudian melakukan evakuasi.

Pria tersebut ditemukan mengenakan sweater, celana panjang, dan sepatu.

Motor Honda PCX Jadi Petunjuk Awal

Di sekitar lokasi ditemukan sepeda motor Honda PCX yang disebut telah berada di sana sejak malam sebelumnya.

Polisi menemukan kunci motor di dalam saku korban. Setelah dicocokkan, kunci tersebut sesuai dengan kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi.

Pemeriksaan kemudian dilakukan terhadap kendaraan tersebut. Polisi menemukan sebuah surat yang ditulis korban dan berkaitan dengan persoalan rumah tangga.

Identitas korban selanjutnya ditelusuri melalui kendaraan dan pihak keluarga. Polisi menyebut korban diketahui berdomisili di Kelurahan Jombang.

Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Polisi juga meminta keterangan dari tiga warga serta Ketua RT yang pertama kali mengetahui keberadaan jasad.

Salah seorang warga, Dhani, menyebut dirinya mendapat informasi bahwa pada malam sebelumnya ada seorang pria dengan ciri-ciri yang disebut mirip korban sedang minum minuman beralkohol bersama sejumlah orang.

Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kematian.

Dari pemeriksaan awal, polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, temuan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian.

Autopsi Jadi Penentu Penyebab Kematian

Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi.

Polisi menggunakan metode scientific crime investigation untuk mengungkap waktu dan penyebab kematian, termasuk mencocokkan keterangan saksi, kondisi lokasi, kendaraan, surat yang ditemukan, serta hasil pemeriksaan medis.

Kasus ini menunjukkan bahwa sejumlah petunjuk awal memang sudah ditemukan, tetapi belum semuanya menjawab apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban ditemukan di Kali Sasak.

Tidak adanya tanda kekerasan pada pemeriksaan awal juga belum otomatis menjelaskan bagaimana korban meninggal. Karena itu, hasil autopsi dan pemeriksaan lanjutan menjadi bagian penting untuk memastikan apakah kematian tersebut berkaitan dengan kecelakaan, kondisi tertentu, atau faktor lainnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

 

Penulis: Elfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *