Hendra Kurniawan Resmi Memimpin Polda Banten, Kembali dengan Jabatan Lebih Tinggi

SERANG – Kepemimpinan Polda Banten resmi berganti. Hendra Kurniawan dilantik sebagai Kapolda Banten oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam rangkaian pelantikan dan serah terima jabatan pejabat utama Mabes Polri serta sejumlah Kapolda di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam. Ekbisbanten

Hendra menggantikan Irjen Pol Hengki yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Jawa Barat. Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi jabatan Polri yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Tribrata News Banten

Bagi Hendra, penunjukan ini bukan sekadar perpindahan jabatan. Ia kembali ke lingkungan Polda Banten dengan posisi yang lebih tinggi setelah sebelumnya pernah bertugas di wilayah yang sama.

Kembali ke Banten, Kini Memimpin Polda

Sebelum dipercaya menjadi Kapolda Banten, Hendra menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996. Sebelumnya, Hendra juga pernah menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Banten. Tribrata News Banten

Pengalaman tersebut membuat Hendra bukan orang baru di lingkungan Polda Banten.

Ia pernah berada di dalam struktur organisasi Polda Banten sebagai pejabat yang menjalankan fungsi pengawasan internal. Kini, ia kembali ke institusi yang sama dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar sebagai orang nomor satu di jajaran kepolisian daerah.

Baca Juga:

Sehari Menjabat, Suyudi Mulai Menata Formasi Polri: 19 Kapolda Dirotasi

Artikel tersebut menjadi konteks penting karena penunjukan Hendra merupakan bagian dari penataan besar-besaran jajaran kepolisian daerah pada awal kepemimpinan Suyudi sebagai Kapolri. Analistis sebelumnya telah mencatat 19 Kapolda yang mengalami pergantian dalam telegram tersebut. Analistis

Dari Irwasda ke Kursi Kapolda

Perjalanan Hendra di Banten memiliki arti tersendiri.

Ketika menjadi Irwasda Polda Banten, tugasnya berkaitan dengan pengawasan internal organisasi. Setelah meninggalkan posisi tersebut, Hendra kemudian dipercaya menduduki jabatan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri pada akhir 2025. Ekbisbanten

Tidak sampai satu tahun kemudian, ia kembali ke Banten.

Kali ini bukan sebagai pejabat pengawasan, melainkan sebagai pemimpin tertinggi Polda Banten.

Pengalaman tersebut setidaknya memberinya bekal mengenai karakter organisasi dan wilayah yang kini harus dipimpinnya. Namun, posisi Kapolda membawa tanggung jawab yang berbeda: memastikan seluruh jajaran kepolisian di wilayah hukum Polda Banten bekerja dalam satu arah pelayanan, penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan.

Polda Banten Menyambut Kepemimpinan Baru

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan pergantian tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus penyegaran untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas organisasi. Ekbisbanten

Jajaran Polda Banten, kata Maruli, siap mendukung Hendra dalam menjalankan tugas, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian.

Pernyataan tersebut menjadi titik awal bagi kepemimpinan Hendra di Banten.

Tantangan Hendra Dimulai dari Banten yang Beragam

Polda Banten tidak hanya berhadapan dengan persoalan keamanan konvensional.

Wilayah hukumnya mencakup kawasan industri, pelabuhan, wilayah perkotaan, kawasan pariwisata hingga daerah yang berbatasan langsung dengan Jakarta dan Jawa Barat.

Karakter tersebut membuat agenda Kapolda Banten tidak sederhana.

Penegakan hukum, pemberantasan kejahatan, pengamanan kawasan industri dan investasi, pengelolaan lalu lintas, konflik sosial, persoalan lingkungan hingga hubungan polisi dengan masyarakat akan menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari kepemimpinan baru.

Karena itu, pengalaman Hendra di Banten sebelumnya menjadi modal awal. Namun modal tersebut tetap harus dibuktikan melalui kebijakan dan kinerja ketika ia benar-benar menjalankan komando.

Babak Baru Hendra di Banten

Pergantian Kapolda merupakan hal biasa dalam organisasi Polri. Namun setiap pergantian membawa ekspektasi baru di wilayah yang dipimpin.

Hendra kini kembali ke Banten dengan pengalaman yang berbeda dibanding ketika pertama kali bertugas sebagai Irwasda.

Ia sudah mengenal sebagian karakter organisasi Polda Banten, tetapi jabatan Kapolda menempatkannya sebagai pengambil keputusan tertinggi di tingkat kewilayahan.

Dengan demikian, perhatian publik berikutnya bukan lagi pada siapa yang ditunjuk.

Pertanyaannya adalah apa yang akan dilakukan Hendra setelah memegang kendali Polda Banten.

Bagaimana ia membangun pelayanan kepolisian, merespons persoalan keamanan, menjaga penegakan hukum dan menjawab tuntutan masyarakat akan institusi yang profesional akan menjadi ukuran berikutnya.

Hendra Kurniawan kini kembali ke Banten.

Kali ini, bukan sebagai bagian dari struktur yang diawasi, tetapi sebagai orang yang memimpin seluruh struktur tersebut.

 

Penulis: Arya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *